imanrov

dibuat untuk memenuhi tugas dari kampus

Pengalaman Iman Rahmansyah Tayibnapis, Outbond SEAMOLEC

pada November 29, 2011

Pada tanggal 26-27 November 2011, saya harus mengikuti outbond atau lebih tepatnya pelatihan untuk pengembangan karakter berlokasi di SEAMOLEC. Pada pagi hari pertama outbond, saya mengalami rasa mual dan sakit perut, mungkin disebabkan belum beradaptasi dengan lingkungan di Tangerang ataupun salah makan. Namun rasa yang tidak mengenakan itu secara ajaib menghilang setelah menerima “Welcome Karate-chop” dari Pa Stanley, pelatih pengembangan karakter itu. Saya pun dalam hati berkata ”Alhamdulillah, suatu kejutan yang menyehatkan, hehehe!”.

Pada hari pertama, saya, Iman Rahmansyah Tayibnapis, mendapat beberapa pelajaran yakni, pentingnya rasa kebersamaan, sinkronisasi otak kiri-kanan, rasa percaya diri akan kemampuan yang dianugrahkan oleh Tuhan, sedikit banyak “tips” dalam berwirausaha. Pentingnya rasa kebersamaan dipelajari saat melakukan berbagai games di awal pertemuan. Sinkronisasi otak kiri-kanan dipelajari saat melakukan olah raga otak dengan memanfaatkan jari kelingking dan iibu jari. Rasa percaya diri akan kemampuan yang dianugrahkan oleh Tuhan dipelajari saat menonton film dan lagu yang diperlihatkan saat pelatihan. Beberapa “tips” yang saya terima untuk wirausaha didapat saat saya dan teman-teman harus menjual beberapa pulpen dengan harga jauh di atas standar harga beli. Tips yang saya dapat pada hari itu adalah dalam berwirausa diperlukan kejujura dan keberanian.

Pada hari kedua, saya mendapat beberapa pelajaran lagi yaitu, pentingnya kerjasama tim, kepemimpinan,pentingnya kerja keras, kehebatan kekuatan pikiran, dan tambahan “tips” dalam berwirausaha. Kerjasama tim, kepemimpinan, dan pentingnya kerja keras dipelajari selama melakukan games di outbond hari kedua. Kehebatan kekuatan pikiran dipelajari saaat pelatih memperlihatkan suatu film berjudul “The Sec*et”. Jujur saja, saya tak sepenuhnya setuju dengan pendapat yang ada di film itu tapi banyak pelajran positif yg bisa kita ambil. Tips berwirausaha saya dapatkan kembali melalui berjualan pulpen dengan harga jauh di atas standar. Tips yang saya dapatkan adalah 3S (senyum,sapa, salam). Alhasil, penjualan saya meningkat.

Jujur, masih banyak ilmu dan pengalaman yang saya bersama tim Harimau, sang juara outbond,  dapatkan saat pelatihan/outbond di SEAMOLEC dengan Pak Stanley dan kru-nya.  Namun, saat ini hanya sedikit yang bisa saya sharing. Mudah-mudahan bermanfaat. Aamiiiin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: